Hanya berusaha memberikan informasi teknologi terbaru

Hasil Jepretan ASUS ZenFone Tetap Optimal Meski Tanpa Flash

Si Haitek - PixelMaster selalu dimiliki ZenFone diseri manapun. PixelMaster merupakan sebuah teknologi kamera eksklusif ASUS yang terdiri dari berbagai fitur seperti Selfie Mode dan Depth of Field Mode. Fitu ini diklaim dapat meningkatkan performa kamera untuk mengabadikan gambar dan video dengan kualitas tinggi.

Dua fitur PixelMaster tambahan, yakni Low-light Mode dan Time Rewind juga hadir di ZenFone 5 dan ZenFone 6.

Low-light Mode secara signifikan meningkatkan performa kamera di kawasan yang berpencahayaan rendah. Dengan menggabungkan piksel-piksel yang tepat, kamera mampu meningkatkan sensitivitas cahaya hingga 400 persen dan kontras hingga 200 persen. Inilah alasan kenapa kameranya sanggup menghadirkan gambar yang terang dan jelas tanpa membutuhkan flash.

Electronic Image Stabilizer (EIS) juga mampu meningkatkan performa di suasana redup untuk lebih lanjut meningkatkan hasil foto. Low-light Mode ini juga dapat dimanfaatkan saat merekam video.

Fotografi terkadang menjadi hal yang menyulitkan karena adanya pergerakan, namun Time Rewind membuat pemotretan di momen yang paling pas menjadi mudah.

Dengan pengambilan beberapa gambar sebelum dan setelah pengguna menekan tombol shutter, peluang untuk mendapatkan foto sempurna pada objek yang sulit jadi meningkat.

Setelah mengambil foto, pengguna bisa “kembali ke masa lalu” dengan mudah untuk memilih hasil terbaik atau juga menyimpan seluruh gambar yang telah ditangkap kamera.

Selfie Mode merupakan cara baru yang inovatif untuk mengambil potret diri (selfie) berkualitas tinggi. Selfie Mode memungkinkan pengguna untuk mengambil foto selfie individu atau bersama dengan teman-teman menggunakan kamera utama beresolusi tinggi di belakang ponsel, bukan kamera beresolusi lebih rendah di bagian depan.

Kamera dapat secara otomatis mendeteksi saat wajah-wajah yang akan difoto sudah terdeteksi dalam frame dan mulai menghitung mundur sebelum mengambil tiga foto. Setelah itu, pengguna bisa memilih foto paling bagus untuk disimpan atau dibagikan secara online.

Depth of Field Mode memungkinkan pengguna mengambil foto dengan lebih tajam. Objek di depan akan dibuat lebih tajam dan detail, sementara di belakang akan diberi sentuhan blur yang halus, atau foto yang biasa disebut oleh kalangan fotografer sebagai shallow depth of field, yang biasanya hanya bisa dilakukan menggunakan kamera kelas atas.


Sumber: http://www.tribunnews.com/iptek/
Editor: @anmubaroki 

Hasil Jepretan ASUS ZenFone Tetap Optimal Meski Tanpa Flash Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Akhmad Nushoir Mubaroki

0 comments:

Post a Comment